Pengertian Revolusi Bumi dan Pengaruh Revolusi Bumi
Posted by Unknown on Kamis, April 23, 2015 with No comments
Pengertian Revolusi Bumi
Revolusi Bumi adalah peredaran
bumi mengelilingi matahari. Revolusi bumi merupakan akibat tarik menarik antara
gaya gravitasi matahari dengan gaya gravitasi bumi, selain perputaran bumi pada
porosnya atau disebut rotasi bumi.
Kala revolusi bumi dalam satu
kali mengelilingi matahari adalah 365¼ hari. Bumi berevolusi tidak tegak lurus
terhadap bidang ekliptika melainkan miring dengan arah yang sama membentuk
sudut 23,50 terhadap matahari, sudut ini diukur dari garis imajiner yang
menghubungkan kutub utara dan kutub selatan yang disebut dengan sumbu
rotasi.
Pengaruh Revolusi Bumi
1. Perbedaan Lama Siang dan Malam
Kombinasi antara revolusi bumi
serta kemiringan sumbu bumi terhadap bidang ekliptika menimbulkan beberapa
gejala alam yang diamati berulang setiap tahunnya.
Antara tanggal 21 Maret s.d 23
September
- Kutub utara mendekati matahari,
sedangkan kutub selatan menjauhi matahari.
- Belahan bumi utara menerima
sinar matahari lebih banyak daripada belahan bumi selatan.
- Panjang siang dibelahan bumi
utara lebih lama daripada dibelahan bumi selatan.
- Ada daerah disekitar kutub
utara yang mengalami siang 24 jam dan ada daerah disekitar kutub selatan yang
mengalami malam 24 jam.
- Diamati dari khatulistiwa,
matahari tampak bergeser ke utara.
- Kutub utara paling dekat ke
matahari pada tanggal 21 juni. Pada saat ini pengamat di khatulistiwa melihat
matahari bergeser 23,5o ke utara.
Antara tanggal 23 September s.d
21 Maret
- Kutub selatan lebih dekat
mendekati matahari, sedangkan kutub utara lebih menjauhi matahari.
- Belahan bumi selatan menerima
sinar matahari lebih banyak daripada belahan bumi utara.
- Panjang siang dibelahan bumi
selatan lebih lama daripada belahan bumi utara.
- Ada daerah di sekitar kutub
utara yang mengalami malam 24 jam dan ada daerah di sekitar kutub selatan
mengalami siang 24 jam.
- Diamati dari khatulistiwa,
matahari tampak bergeser ke selatan.
- Kutub selatan berada pada
posisi paling dekat dengan matahari pada tanggal 22 Desember. Pada saat ini
pengamat di khatulistiwa melihat matahari bergeser 23,5o ke selatan.
Pada tanggal 21 Maret dan 23
Desember
- Kutub utara dan kutub selatan
berjarak sama ke matahari.
- Belahan bumi utara dan belahan
bumi selatan menerima sinar matahari sama banyaknya.
- Panjang siang dan malam sama
diseluruh belahan bumi.
- Di daerah khatulistiwa
matahahari tampak melintas tepat di atas kepala.
2. Gerak Semu Tahunan Matahari
Pergeseran posisi matahari ke
arah belahan bumi utara (22 Desember – 21 Juni) dan pergeseran posisi matahari
dari belahan bumi utara ke belahan bumi selatan (21 Juni – 21 Desember )
disebut gerak semu harian matahari. Disebut demikian karena sebenarnya matahari
tidak bergerak. Gerak itu akibat revolusi bumi dengan sumbu rotasi yang miring.
3. Perubahan Musim
Belahan bumi utara dan selatan
mengalami empat musim. Empat musim itu adalah musim semi, musim panas, musim
gugur,, dan musim dingin. Berikut ini adalah tabel musim pad waktu dan daerah
tertentu di belahan bumi
Musim-musim dibelah bumi
utara
Musim semi : 21 Maret – 21 Juni
Musim panas : 21 Juni – 23
September
Musim gugur : 23 September – 22
Desember
Musim Dingin : 22 Desember – 21
Maret
Musim-musim dibelah bumi
selatan
Musim semi : 23 September – 22
Desember
Musim panas : 22 Desember – 21
Maret
Musim gugur : 21 Maret – 22 Juni
Musim Dingin : 21 Juni – 23
September
4. Perubahan Kenampakan Rasi
Bintang
Rasi bintang adalah susunan
bintang-bintang yang tampak dari bumi membentuk pola-pola tertentu.
Bintang-bintang membentuk sebuah rasi sebenarnya tidak berada pada lokasi yang
berdekatan. Karena letak bintang-bintang itu sangat jauh, maka ketika diamati dari
bumi seolah-olah tampak berdekatan. Rasi bintang yang kita kenal antara lain
Aquarius, Pisces, Gemini, Scorpio, Leo, dan lain-lain
Ketika bumi berada disebelah
timur matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah
timur matahari. Ketika bumi berada di sebelah utara matahari, kita hanya dapat
melihat bintang-bintang yang berada di sebelah utara matahari. Akibat adanya
revolusi bumi, bintang-bintang yang nampak dari bumi selalu berubah.
5. Kalender Masehi
Lama waktu dalam setahun adalah
365 hari. Untuk menampung kelebihan ¼ hari pada tiap tahun maka lamanya satu
tahun diperpanjang 1 hari menjadi 366 hari pada setiap empat tahun. Satu hari
tersebut ditambahkan pada bulan februari. Tahun yang lebih panjang sehari ini
disebut tahun kabisat. Untuk mempermudah mengingat, maka dipilih sebagai tahun
kabisat adalah tahun yang habis di bagi empat. Contohnya adalah 1984,2000, dan
lain-lain
0 comments:
Posting Komentar